Cek izin edar kosmetikmu sebelum beliLihat panduan

Kamus bahan aktif

Zinc Oxide dan Titanium Dioxide

Oleh Tim Redaksi CantikmuDiperbarui
Jawaban singkat

Zinc oxide dan titanium dioxide adalah bahan aktif sunscreen fisik atau mineral, jadi sunscreen yang mengandung zinc oxide, titanium dioxide, atau keduanya disebut sunscreen fisik.

Kelompok
Filter UV, filter UV mineral
Nama lain
Zinc Oxide, Titanium Dioxide
Waktu pakai
Pagi
Sering dipilih untuk kulit
Sensitif

Fungsi Zinc Oxide dan Titanium Dioxide menurut sumber

  • Sunscreen yang bahan aktifnya titanium dioxide, zinc oxide, atau keduanya disebut sunscreen fisik; tanpa keduanya disebut sunscreen kimia. (AAD)
  • Sediaan zinc oxide dipakai sebagai pelindung dari sinar UV dan sebagai penenang kulit. (PubMed Central)
  • Sunscreen fisik maupun kimia sama-sama efektif melindungi bila broad spectrum (melindungi dari UVA dan UVB), tahan air, dan SPF 30 atau lebih. (AAD, FDA)
  • Panel dermatolog kosmetik merekomendasikan sunscreen mineral untuk garis halus dan kemerahan. (PubMed)
  • Untuk noda gelap, AAD menyarankan sunscreen berwarna (tinted) dengan iron oxide. (AAD)
  • PERDOSKI menjelaskan SPF mengukur perlindungan dari UVB penyebab kulit terbakar (SPF 30 memblokir 97% UVB, SPF 50 memblokir 98%), sedangkan PA mengukur perlindungan dari UVA penyebab penuaan dengan tingkat PA+ hingga PA++++. (PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Kelamin dan Estetik Indonesia))
  • Saat beraktivitas di luar ruangan, PERDOSKI menyarankan tabir surya ditambah perlindungan seperti topi atau pakaian yang sesuai. (PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Kelamin dan Estetik Indonesia))

Cocok untuk: Kulit sensitif: dermatolog menyarankan sunscreen fisik atau mineral untuk orang dengan kulit sensitif. (AAD)

Waktu pakai: Sunscreen adalah langkah terakhir perawatan pagi, setelah produk lain dan sebelum makeup, dioles 15 menit sebelum keluar ruangan dan diulang kira-kira tiap dua jam saat di luar; tidak perlu dipakai malam hari. (Cleveland Clinic, AAD, AAD)

Zinc oxide dan titanium dioxide adalah dua bahan aktif yang menentukan apakah sebuah sunscreen disebut fisik atau mineral. Kalau kamu mencari sunscreen yang mengandung zinc oxide, halaman ini membantu memahami bedanya dengan sunscreen kimia, siapa yang cocok, dan cara pakainya.

Sunscreen fisik dan sunscreen kimia

AAD menjelaskan aturannya dengan sederhana: bila bahan aktif sunscreen-mu titanium dioxide, zinc oxide, atau keduanya, berarti itu sunscreen fisik. Bila tidak mengandung keduanya, itu sunscreen kimia. FDA mencantumkan contoh bahan aktif sunscreen lain seperti avobenzone, octocrylene, octinoxate, octisalate, oxybenzone, dan homosalate.

Yang penting, AAD menegaskan semua jenis ini dapat melindungi kulit dengan efektif asalkan broad spectrum, tahan air, dan SPF 30 atau lebih. Broad spectrum berarti melindungi dari dua bentuk sinar UV, yaitu UVA dan UVB.

Apa fungsi zinc oxide?

Tinjauan tentang zinc dalam dermatologi di PubMed Central mencatat sediaan oles seperti zinc oxide sudah lama dipakai sebagai pelindung dari sinar UV dan sebagai penenang kulit. Panel dermatolog kosmetik dalam studi konsensus Delphi juga merekomendasikan sunscreen mineral untuk garis halus dan kemerahan.

Untuk noda gelap, AAD menyarankan sunscreen berwarna (tinted) dengan iron oxide supaya perlindungannya cukup untuk mencegah noda gelap.

Cocok untuk siapa?

AAD menyebut dermatolog menyarankan sunscreen fisik atau mineral untuk orang dengan kulit sensitif. Untuk ibu hamil, tinjauan di PubMed Central menilai sunscreen fisik sebagai pilihan teraman karena zinc oxide dan titanium oxide bersifat anorganik, tidak terserap, dan potensi iritasinya lebih rendah.

SPF dan PA

PERDOSKI menjelaskan SPF mengukur perlindungan dari sinar UVB penyebab kulit terbakar: SPF 30 memblokir 97% sinar UVB, dan SPF 50 memblokir 98%. Sementara itu, PA mengukur perlindungan dari sinar UVA yang menyebabkan penuaan, dengan tingkat PA+ hingga PA++++. Panduan memilihnya ada di artikel sunscreen yang bagus.

Cara pakai sunscreen zinc oxide

Sunscreen adalah langkah terakhir perawatan pagi. Cleveland Clinic dan AAD menyarankan memakainya setelah semua produk skincare lain dan sebelum makeup. AAD menyarankan mengoles sunscreen di kulit kering 15 menit sebelum keluar ruangan, lalu mengulanginya kira-kira tiap dua jam saat di luar, termasuk saat mendung dan setelah berenang atau berkeringat. Sunscreen tidak perlu dipakai malam hari. PERDOSKI juga menyarankan perlindungan tambahan seperti topi atau pakaian yang sesuai saat beraktivitas di luar ruangan.

Batas kadar menurut BPOM

Lampiran IV Peraturan BPOM 25/2025 tentang bahan tabir surya yang diizinkan membatasi zinc oxide dan titanium dioxide masing-masing maksimal 25%. Pastikan sunscreen-mu terdaftar lewat panduan cek BPOM.

Bila kulit mudah terbakar walau sudah memakai sunscreen, atau ada tahi lalat dan bercak yang berubah, periksakan ke dokter spesialis kulit lewat direktori PERDOSKI.

Kombinasi dengan bahan lain

Status diambil langsung dari matriks kecocokan Cantikmu, dan setiap barisnya punya sumber. Kombinasi yang tidak tercantum berarti kami belum punya data bersumber, bukan berarti aman atau berbahaya. Cek kombinasi lain di pengecek kecocokan bahan.

Belum ada kombinasi bersumber untuk bahan ini.

Keamanan menurut sumber

Saat hamil
Saat hamil, sunscreen fisik dinilai pilihan teraman karena zinc oxide dan titanium oxide bersifat anorganik, tidak terserap, dan potensi iritasinya lebih rendah. (PubMed Central)
Iritasi
Dermatolog menyarankan sunscreen mineral untuk kulit sensitif, dan bahan aktifnya dinilai berpotensi iritasi lebih rendah. (AAD, PubMed Central)
Aturan BPOM
Lampiran IV Peraturan BPOM 25/2025 (bahan tabir surya yang diizinkan) membatasi zinc oxide dan titanium dioxide masing-masing maksimal 25%. (Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (salinan peraturan.go.id))

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya sunscreen fisik dan sunscreen kimia?

Menurut AAD, sunscreen dengan bahan aktif zinc oxide, titanium dioxide, atau keduanya disebut sunscreen fisik. Tanpa keduanya, disebut sunscreen kimia.

Apakah sunscreen yang mengandung zinc oxide cocok untuk kulit sensitif?

Ya. AAD menyebut dermatolog menyarankan sunscreen fisik atau mineral untuk orang dengan kulit sensitif.

Apakah sunscreen zinc oxide aman untuk ibu hamil?

Tinjauan di PubMed Central menilai sunscreen fisik sebagai pilihan teraman saat hamil karena zinc oxide dan titanium oxide tidak terserap dan potensi iritasinya lebih rendah.

Seberapa sering sunscreen harus diulang?

AAD menyarankan mengulang sunscreen kira-kira tiap dua jam saat di luar ruangan, termasuk saat mendung, dan setelah berenang atau berkeringat.

Bahan terkait

  • Vitamin C

    antioksidan

    Vitamin C adalah antioksidan yang banyak dipakai dalam bentuk vitamin C serum untuk menambah perlindungan sunscreen dan membantu memudarkan noda gelap.

  • Retinol

    turunan vitamin A (retinoid)

    Retinol adalah bentuk vitamin A dalam keluarga retinoid yang umum ditambahkan ke kosmetik untuk membantu pergantian sel kulit, pori tersumbat, dan noda gelap.

  • AHA (Glycolic Acid dan Lactic Acid)

    eksfolian kimia (alpha hydroxy acid)

    AHA (alpha hydroxy acid) adalah kelompok asam eksfolian seperti glycolic acid dan lactic acid yang meluruhkan lapisan kulit teratas, termasuk di produk seperti body lotion AHA.

  • Niacinamide

    vitamin B3

    Niacinamide adalah salah satu bentuk vitamin B3 yang dipakai di skincare untuk membantu lapisan pelindung kulit dan membantu mengatur produksi minyak.

Panduan lengkap

Sumber

  1. Sunscreen FAQs American Academy of Dermatology (AAD), diakses
  2. Zinc Therapy in Dermatology: A Review (Gupta dkk., Dermatol Res Pract 2014) PubMed Central, diakses
  3. Sunscreen: How to Help Protect Your Skin from the Sun U.S. Food and Drug Administration (FDA), diakses
  4. Skincare ingredients recommended by cosmetic dermatologists: A Delphi consensus study (Alvarez dkk., J Am Acad Dermatol 2025) PubMed, diakses
  5. How to fade dark spots in darker skin tones American Academy of Dermatology (AAD), diakses
  6. Memahami SPF: Panduan Lengkap Memilih Sunscreen yang Tepat (6 April 2026) PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Kelamin dan Estetik Indonesia), diakses
  7. Menjaga Kesehatan Kulit Melalui Kebiasaan Sehari-hari (8 Juni 2026) PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Kelamin dan Estetik Indonesia), diakses
  8. Skin Changes and Safety Profile of Topical Products During Pregnancy (J Clin Aesthet Dermatol 2022) PubMed Central, diakses
  9. Peraturan BPOM Nomor 25 Tahun 2025 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (salinan peraturan.go.id), diakses
  10. How To Order Your Skin Care Routine Cleveland Clinic, diakses
  11. Dermatologist-recommended skin care for your 20s American Academy of Dermatology (AAD), diakses

Tim Redaksi Cantikmu

Tim redaksi

Draf disusun dengan bantuan AI, lalu setiap klaim dicocokkan ke sumber yang ditautkan, sesuai Pedoman Redaksi. Diperbarui .

Alat gratis

Cek Zinc Oxide dan Titanium Dioxide dengan bahan lain

Masukkan bahan di rutinitasmu untuk melihat statusnya dari matriks bersumber.

Cek kecocokan bahan