Cek izin edar kosmetikmu sebelum beliLihat panduan
Alat gratis

Cek kandungan skincare: boleh dipakai bersamaan?

Pilih dua bahan aktif atau lebih dari produkmu. Status tiap pasangan diambil dari matriks kecocokan Cantikmu yang setiap barisnya bersumber dari situs dermatologi atau regulator.

Pilih bahan

Pilih 2 sampai 5 bahan.

Atau coba pasangan yang sering ditanyakan

Hasil cek kecocokan

Hasil

Pilih minimal dua bahan untuk melihat apakah keduanya boleh dipakai bersamaan.

Cara membaca hasilnya

Setiap pasangan bahan yang kamu pilih diperiksa ke matriks kecocokan Cantikmu. Matriks ini memuat 25 pasangan dari 13 bahan, dan setiap barisnya punya kutipan dari situs dermatologi atau regulator. Bila kamu memilih tiga bahan atau lebih, semua kombinasi berpasangan ikut diperiksa (maksimal 5 bahan sekaligus), lalu ringkasannya mengambil status yang paling perlu diwaspadai.

  • Boleh dipakai bersamaan: sumber yang kami kutip tidak menemukan masalah memakai keduanya dalam satu rutinitas.
  • Pakai di waktu berbeda: pisahkan, misalnya satu pagi dan satu malam, atau di malam yang berbeda. Catatan waktunya ditulis di hasil.
  • Jangan dipakai bersamaan: jangan ditumpuk dalam satu waktu.
  • Belum ada data: kami belum menemukan sumber yang cukup, jadi tidak kami tebak. Ini bukan tanda aman.

Hasil alat ini adalah ringkasan sumber, bukan diagnosis. Bila kulitmu perih, kemerahan, atau bereaksi setelah memakai produk, hentikan pemakaian dan periksakan ke dokter spesialis kulit. Ingin langsung menyusun urutan pagi dan malam dari produkmu? Pakai pembuat urutan skincare, yang memakai matriks yang sama. Untuk mengecek izin edar produknya, ikuti panduan cek BPOM.

Pembahasan per pasangan bahan

Pasangan berikut punya halaman pembahasan sendiri, lengkap dengan cara pakai dan sumbernya:

Pertanyaan yang sering diajukan

Niacinamide boleh digabung dengan apa?

Menurut matriks kecocokan Cantikmu, niacinamide boleh dipakai bersamaan dengan AHA (Glycolic Acid dan Lactic Acid), Ceramide, Hyaluronic Acid, Kojic Acid, Retinol, Tranexamic Acid, dan Vitamin C. Kombinasi yang tidak tercantum belum punya data bersumber di matriks kami, jadi tidak kami tebak.

Niacinamide boleh dicampur dengan retinol?

Boleh. Cleveland Clinic menyebut niacinamide bermanfaat terutama bila dipakai bersama retinol dan dapat menenangkan iritasi akibat retinol. Dalam satu uji, regimen niacinamide dan retinyl propionate juga lebih ditoleransi daripada retinoid resep dokter.

Serum vit C tidak boleh dicampur dengan apa?

Di matriks kecocokan Cantikmu, serum vitamin C sebaiknya tidak dipakai bersamaan dengan AHA (Glycolic Acid dan Lactic Acid) (sebaiknya dipakai di waktu berbeda: Vitamin C pagi hari, AHA malam hari), Retinol (sebaiknya dipakai di waktu berbeda: Vitamin C pagi hari sebelum sunscreen, retinol malam hari), dan Salicylic Acid (BHA) (sebaiknya dipakai di waktu berbeda: Vitamin C pagi hari, salicylic acid di waktu lain). Sebaliknya, vitamin C boleh dipakai bersama Niacinamide, dan Sunscreen (Tabir Surya).

Bagaimana cara cek kandungan skincare yang boleh dipakai bersamaan?

Lihat daftar bahan di kemasan atau situs resmi produkmu, lalu pilih bahan aktifnya di alat ini. Alat menampilkan status setiap pasangan (boleh bersamaan, pakai di waktu berbeda, atau jangan bersamaan) beserta alasan dan sumbernya. Pasangan yang belum punya sumber ditandai belum ada data. Untuk mengecek izin edar produknya, pakai panduan cek BPOM.

Sumber jawaban di atas

  1. Top 6 Benefits of Niacinamide (membuka tab baru) Cleveland Clinic, diakses 15 Oktober 2026
  2. Topical Treatments for Melasma and Their Mechanism of Action (J Clin Aesthet Dermatol 2022) (membuka tab baru) PubMed Central, diakses 15 Oktober 2026
  3. A randomized, controlled comparative study of the wrinkle reduction benefits of a cosmetic niacinamide/peptide/retinyl propionate product regimen vs. a prescription 0.02% tretinoin product regimen (Br J Dermatol 2010) (membuka tab baru) PubMed Central, diakses 15 Oktober 2026
  4. How To Order Your Skin Care Routine (membuka tab baru) Cleveland Clinic, diakses 15 Oktober 2026
  5. How Should You Use Glycolic Acid? (membuka tab baru) Cleveland Clinic, diakses 15 Oktober 2026
  6. Dermatologist-recommended skin care for your 20s (membuka tab baru) American Academy of Dermatology (AAD), diakses 15 Oktober 2026
  7. What Can Vitamin C Do for Your Skin? (membuka tab baru) Cleveland Clinic, diakses 15 Oktober 2026
  8. Acne: Diagnosis and treatment (membuka tab baru) American Academy of Dermatology (AAD), diakses 15 Oktober 2026