Cek izin edar kosmetikmu sebelum beliLihat panduan

Pasangan bahan

AHA dan BHA: Perbedaan dan Cara Memakainya

Oleh Tim Redaksi CantikmuDiperbarui

AHA (Glycolic Acid dan Lactic Acid) + Salicylic Acid (BHA)

Pakai di waktu berbeda

Cleveland Clinic menyarankan pemula tidak memakai glycolic acid bersama eksfolian lain seperti salicylic acid, karena pemakaian berlebihan bisa memicu iritasi, kulit kering, dan kulit makin sensitif.

Waktu pakai: Pakai di malam yang berbeda.

Sumber: Cleveland Clinic: How Should You Use Glycolic Acid?, DermNet: Salicylic acid

Jawaban singkat

AHA dan BHA sebaiknya dipakai di waktu berbeda, terutama saat kamu baru mulai. Cleveland Clinic menyarankan pemula tidak memakai glycolic acid bersama eksfolian lain seperti salicylic acid, karena berlebihan memicu iritasi dan kulit kering.

Cara pakai

Pakai AHA dan BHA di malam yang berbeda. Mulai AHA 1 sampai 2 kali seminggu, pakai BHA seperlunya, dan selalu pakai sunscreen di pagi hari.

AHA BHA adalah dua kelompok eksfolian kimia yang sering muncul di toner, serum, dan sabun cuci muka. Namanya mirip, tetapi cara kerjanya berbeda. Memakai keduanya sekaligus tanpa aturan adalah salah satu penyebab kulit teriritasi.

AHA BHA adalah apa?

AHA (alpha hydroxy acid) adalah kelompok asam seperti glycolic acid dan lactic acid. FDA menjelaskan produk ber-AHA menyebabkan eksfoliasi, yaitu peluruhan lapisan kulit teratas. Lactic acid juga bagian dari faktor pelembap alami kulit. Detailnya di halaman AHA.

BHA (beta hydroxy acid) di kosmetik paling umum berupa salicylic acid, menurut FDA. AAD menjelaskan salicylic acid membuka pori tersumbat dan mengeksfoliasi kulit. Detailnya di halaman salicylic acid.

Perbedaan AHA dan BHA

  • Fokus. AHA meluruhkan lapisan kulit teratas; glycolic acid direkomendasikan panel dermatolog untuk jerawat dan noda gelap. BHA membuka pori tersumbat; salicylic acid direkomendasikan untuk jerawat dan kulit berminyak.
  • Siapa yang perlu hati-hati. Cleveland Clinic menyarankan berhati-hati memakai glycolic acid bila kulitmu sensitif, kering, ber-rosacea, atau berekzem. DermNet mengingatkan salicylic acid dapat mengiritasi kulit sehat, jadi batasi di area yang perlu.
  • Batas kadar BPOM. Peraturan BPOM 25/2025 membatasi glycolic dan lactic acid maksimal 10% total sebagai asam untuk sediaan kulit yang dipakai sendiri, dan salicylic acid maksimal 2,0% untuk sebagian besar sediaan.

Kenapa AHA dan BHA sebaiknya di waktu berbeda?

Cleveland Clinic menyarankan, saat baru mulai, glycolic acid tidak dipakai bersamaan dengan eksfolian lain seperti lactic atau salicylic acid. Pemakaian berlebihan bisa memicu iritasi, kulit kering, dan kulit makin sensitif. DermNet juga menyarankan tidak memakai produk pengelupas lain di area yang sama saat memakai salicylic acid, kecuali atas arahan dokter. Karena itu matriks Cantikmu mencatat AHA dan BHA sebagai "pakai di waktu berbeda".

Cara memakai AHA dan BHA

  • AHA: malam hari. Dermatolog Cleveland Clinic menyarankan mulai 1 sampai 2 kali seminggu, lalu naikkan bertahap bila kulit toleran.
  • BHA: sebagai perawatan totol jerawat, Cleveland Clinic menyarankan mengoleskannya seperlunya sebagai langkah kedua setelah pembersih.
  • Jadwalkan bergantian. Misalnya AHA di satu malam dan BHA di malam lain, dengan malam istirahat tanpa eksfolian.
  • Jangan tambah retinol di malam yang sama selama masih beradaptasi; lihat halaman AHA dan retinol.

Sunscreen wajib

FDA menyebut AHA dapat membuat kulit lebih peka matahari, dan Peraturan BPOM 25/2025 meminta pemakai AHA memakai tabir surya selama pemakaian sampai seminggu sesudahnya. FDA juga menyarankan perlindungan matahari saat memakai produk BHA.

Lakukan uji tempel sebelum memakai eksfolian baru, dan cek kombinasi lain di pengecek kecocokan bahan. Bila kulit terasa terbakar atau meradang, hentikan dan periksakan ke dokter spesialis kulit lewat direktori PERDOSKI.

Sumber lain yang dirujuk di halaman ini

Sumber untuk status kecocokan di atas tercantum di bagian Sumber. Penjelasan tambahan di halaman ini merujuk ke:

Kenali kedua bahannya

  • AHA (Glycolic Acid dan Lactic Acid)

    eksfolian kimia (alpha hydroxy acid)

    AHA (alpha hydroxy acid) adalah kelompok asam eksfolian seperti glycolic acid dan lactic acid yang meluruhkan lapisan kulit teratas, termasuk di produk seperti body lotion AHA.

  • Salicylic Acid (BHA)

    eksfolian kimia (beta hydroxy acid)

    BHA adalah beta hydroxy acid, dan yang paling umum dipakai di kosmetik adalah salicylic acid, eksfolian yang membantu membuka pori tersumbat.

Pertanyaan yang sering diajukan

AHA BHA adalah apa?

AHA (seperti glycolic dan lactic acid) dan BHA (umumnya salicylic acid) adalah eksfolian kimia. AHA meluruhkan lapisan kulit teratas, sedangkan BHA membuka pori tersumbat.

Bolehkah AHA dan BHA dipakai bersamaan?

Saat baru mulai, sebaiknya tidak. Cleveland Clinic menyarankan glycolic acid tidak dipakai bersama eksfolian lain seperti salicylic acid. Pakai di malam yang berbeda.

Mana yang cocok untuk kulit berminyak, AHA atau BHA?

Panel dermatolog merekomendasikan salicylic acid (BHA) untuk jerawat dan kulit berminyak, sedangkan glycolic acid (AHA) untuk jerawat dan noda gelap.

Apakah perlu sunscreen saat memakai AHA BHA?

Perlu. FDA menyarankan perlindungan matahari untuk pemakai AHA maupun BHA, karena AHA membuat kulit lebih peka matahari.

Pasangan bahan lainnya

Sumber

  1. How Should You Use Glycolic Acid? Cleveland Clinic, diakses
  2. Salicylic acid DermNet, diakses

Tim Redaksi Cantikmu

Tim redaksi

Draf disusun dengan bantuan AI, lalu setiap klaim dicocokkan ke sumber yang ditautkan, sesuai Pedoman Redaksi. Diperbarui .

Alat gratis

Cek kombinasi lain

Tambahkan bahan lain ke AHA (Glycolic Acid dan Lactic Acid) dan Salicylic Acid (BHA) untuk melihat status semua pasangannya.

Cek kecocokan bahan