Cek izin edar kosmetikmu sebelum beliLihat panduan

Kamus bahan aktif

Sulfur (Belerang)

Oleh Tim Redaksi CantikmuDiperbarui
Jawaban singkat

Sulfur atau belerang adalah bahan keratolitik yang sudah lama dipakai untuk berbagai keluhan kulit dan kini mudah ditemukan di produk seperti sabun belerang.

Kelompok
Bahan aktif, keratolitik
Nama lain
Sulfur, Sulphur

Fungsi Sulfur (Belerang) menurut sumber

  • Sulfur sudah lama dipakai sebagai bahan yang berguna untuk berbagai gangguan kulit. (PubMed)
  • Efek keratolitiknya muncul lewat pembentukan hidrogen sulfida dari interaksi langsung partikel sulfur dengan sel kulit (keratinosit). (PubMed)
  • Tinjauan Cochrane 2020 menilai manfaat klinis sulfur oles untuk jerawat masih belum jelas. (PubMed Central)

Sulfur, atau belerang, adalah salah satu bahan perawatan kulit tertua. Di Indonesia, bahan ini paling dikenal lewat sabun belerang, selain masker dan krim jerawat. Sebelum memakainya, ada baiknya kamu tahu cara kerja sulfur dan seberapa kuat buktinya.

Bagaimana sulfur bekerja?

Tinjauan "Sulfur revisited" di Journal of the American Academy of Dermatology (abstrak di PubMed) menyebut sulfur sebagai bahan yang sudah lama dipakai dan berguna untuk berbagai gangguan kulit. Efek keratolitiknya, yaitu membantu meluruhkan lapisan keratin, muncul lewat pembentukan hidrogen sulfida. Reaksi ini bergantung pada interaksi langsung antara partikel sulfur dan sel kulit (keratinosit).

Apakah sulfur efektif untuk jerawat?

Di sinilah kamu perlu realistis. Tinjauan sistematis Cochrane tahun 2020 tentang perawatan jerawat oles menilai manfaat klinis sulfur untuk jerawat masih belum jelas. Kesimpulan yang sama juga berlaku untuk beberapa bahan lain dalam tinjauan itu. Artinya, belum ada cukup bukti berkualitas untuk menyebut sulfur lebih baik daripada pilihan lain.

Ada juga catatan soal komedo. Tinjauan "Sulfur revisited" menyebut satu studi menemukan sulfur bersifat komedogenik (memicu komedo) pada kulit manusia dan kelinci, tetapi temuan itu tidak terulang di studi lain.

Cara pakai sabun belerang

Sumber yang kami pakai tidak menetapkan frekuensi atau waktu pakai sulfur. Kalau kamu memakai sabun atau masker belerang, ikuti petunjuk di kemasan produk yang terdaftar BPOM, dan jangan memakai bersamaan dengan banyak eksfolian lain. AAD mengingatkan bahwa memakai terlalu banyak produk sekaligus bisa mengiritasi kulit. Cek izin edar produkmu lewat panduan cek BPOM.

Catatan keamanan

Menurut tinjauan yang sama, efek samping sulfur oles jarang dan umumnya terbatas di kulit. Sekitar 1% sulfur yang dioles terserap ke dalam tubuh. Namun ada catatan serius: pada bayi, pengolesan sulfur di area luas pernah dilaporkan berakibat fatal. Jadi jangan oleskan produk sulfur ke bayi.

Lakukan uji tempel sebelum memakai produk baru. Untuk jerawat yang nyeri, meradang luas, atau berbentuk benjolan besar, sabun belerang tidak cukup. Periksakan ke dokter spesialis kulit lewat direktori PERDOSKI, atau baca dulu artikel jerawat batu.

Kombinasi dengan bahan lain

Status diambil langsung dari matriks kecocokan Cantikmu, dan setiap barisnya punya sumber. Kombinasi yang tidak tercantum berarti kami belum punya data bersumber, bukan berarti aman atau berbahaya. Cek kombinasi lain di pengecek kecocokan bahan.

Belum ada kombinasi bersumber untuk bahan ini.

Keamanan menurut sumber

Iritasi
Efek samping sulfur oles jarang dan umumnya terbatas di kulit, dan sekitar 1% sulfur yang dioles terserap ke dalam tubuh. Pada bayi, pengolesan di area luas pernah dilaporkan berakibat fatal, jadi produk sulfur bukan untuk bayi. (PubMed)

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa fungsi sabun belerang untuk kulit?

Sulfur atau belerang adalah bahan keratolitik yang membantu meluruhkan lapisan keratin. Namun tinjauan Cochrane 2020 menilai manfaat klinisnya untuk jerawat masih belum jelas.

Apakah sulfur aman untuk kulit?

Efek samping sulfur oles jarang dan umumnya terbatas di kulit. Produk sulfur bukan untuk bayi, karena pengolesan di area luas pada bayi pernah dilaporkan berakibat fatal.

Apakah sulfur bisa memicu komedo?

Satu studi pernah menemukan sulfur bersifat komedogenik, tetapi temuan itu tidak terulang di studi lain, menurut tinjauan di Journal of the American Academy of Dermatology.

Bahan terkait

  • Salicylic Acid (BHA)

    eksfolian kimia (beta hydroxy acid)

    BHA adalah beta hydroxy acid, dan yang paling umum dipakai di kosmetik adalah salicylic acid, eksfolian yang membantu membuka pori tersumbat.

  • Tea Tree Oil

    minyak atsiri

    Tea tree oil adalah minyak atsiri dari tanaman Melaleuca alternifolia yang dipakai di sampo, sabun, hingga masker tea tree oil karena sifat antimikroba dan antiradangnya.

  • Niacinamide

    vitamin B3

    Niacinamide adalah salah satu bentuk vitamin B3 yang dipakai di skincare untuk membantu lapisan pelindung kulit dan membantu mengatur produksi minyak.

  • Zinc Pyrithione

    bahan aktif sampo antiketombe

    Zinc pyrithione adalah bahan aktif yang umum dipakai di sampo antiketombe, sehingga sampo zinc pyrithione banyak dipilih untuk merawat kulit kepala berketombe.

Panduan lengkap

Sumber

  1. Sulfur revisited (Lin dkk., J Am Acad Dermatol 1988) PubMed, diakses
  2. Topical azelaic acid, salicylic acid, nicotinamide, sulphur, zinc and fruit acid (alpha-hydroxy acid) for acne (Cochrane Review 2020) PubMed Central, diakses

Tim Redaksi Cantikmu

Tim redaksi

Draf disusun dengan bantuan AI, lalu setiap klaim dicocokkan ke sumber yang ditautkan, sesuai Pedoman Redaksi. Diperbarui .

Alat gratis

Cek Sulfur (Belerang) dengan bahan lain

Masukkan bahan di rutinitasmu untuk melihat statusnya dari matriks bersumber.

Cek kecocokan bahan